Dapatkan Fasilitas seru di SUPRIZONE
feedburner
Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

feedburner count

tulisan untuk kompetisi XL AWARDS 2008

Tema : Mencari layanan nilai tambah (VAS) seluler paling efektif dan
bermanfaat bagi publik

Judul :
“ layanan terpadu bagi komunitas sebagai VAS popular operator selular indonesia 2010”

Penulis: SUPRIATNA*



Dewasa ini, bisnis industri selular dinilai sangat menggiurkan karena dunia telekomunikasi dan teknologi informasi sedang mengalami perkembangan yang sangat pesat. Ditambah lagi dengan semakin bertambahnya masyarakat yang saat ini semakin tergantung dengan ponsel sebagai alat berkomunikasi. Bahkan kini, diakui ataupun tidak bahwa pulsa ponsel baik GSM maupun CDMA sudah layaknya kebutuhan pokok secara umum. Dengan melihat hal tersebut, maka sangat masuk akal bila setiap perusahaan penyedia layanan selular saling berlomba untuk mendapatkan hati para konsumen layanan selular. Salah satu caranyanya adalah melakukan perang tarif murah antar operator selular.


Dalam kondisi perang tariff murah, konsumen dihadapkan dengan berbagai informasi yang memaksa mereka untuk berpindah ke operator yang tariff layanannya lebih murah dikarenakan harga antar pesaing operator selalu diposisikan lebih murah dibandingkan yang lainnya. Akan tetapi, pada kenyataannya perang tarif murah seolah telah sampai pada titik jenuh. Konsumen semakin cerdik dan secara perlahan namun pasti, mulai sadar bahwa kualitas layanan operator lebih penting dibandingkan tariff belaka . Lagi pula sebagian konsumen yang lain tidak terlalu sensitif terhadap tawaran tariff murah ini. Bila demikian, para operator akhirnya akan mengalami kelelahan dengan model persaingan tarif murah seperti ini.


Dengan telah sampainya konsumen pada titik jenuhnya dalam arena perang tariff murah operator maka diprediksikan model persaingan akan berkembang menjadi perang kreatifitas dan inovasi dalam memformulasikan layanan nilai tambah (value added service) operator. Para operator telah sadar bahwa yang seharusnya dijual adalah kemudahan, fasilitas, akses dan sejenisnya, bukan malahan menggembar-gemborkan tarif murah. Beberapa langkah yang menarik misalnya adalah dengan adanya keseriusan membangun komunitas dan mengemas keuntungan yang ditawarkan melalui kerjasama dengan merchants atau bahkan ada yang disesuaikan dengan kebutuhan waktu special seperti mudik lebaran dan sebagainya. Berbagai penawaran khusus dan menarik diberikan bagi komunitas pengguna layanan operator tertentu untuk menjaga loyalitas pelanggannya. Namun, operator harus memastikan bahwa hal-hal kecil seperti sinyal yang kurang baik, kegagalan panggilan, kesulitan mengakses informasi, dan layanan yang terbatas tidak akan terjadi lagi di kemudian hari. Namun, pertanyaan selanjutnya adalah sejauh mana layanan nilai tambah yang disediakan oleh operator dapat dengan efektif meraih perhatian konsumen dan mereka dapat termaksimalkan kepuasannya serta dapat jatuh hati ke operator penyedia layanannya.

Layanan nilai tambah yang diprediksikan dapat menarik perhatian masyarakat adalah layanan yang ditawarkan kepada komunitas atau organisasi dalam rangka peningkatan kinerja keorganisasiaannya menjadi lebih baik. Hal ini dimaksudkan bahwa loyalitas konsumen dapat diraih melalui infiltrasi terhadap sistem komunitas yang telah terikat secara emosional maupun struktural sehingga secara otomatis individunya akan secara tidak sadar dapat terarahkan. Adapun wilayah keorganisasian yang sangat berpeluang untuk layanan tipe ini diantaranya adalah organisasi pendidikan baik itu sekolah hingga universitas bahkan lembaga-lembaga bimbingan belajar dan perusahaan pemasaran. Oleh karena itu, bentuk layanannya pun disesuaikan berdasarkan pada kualifikasi organisasinya.

Organisasi pendidikan merupakan komunitas yang cocok untuk dibidik oleh layanan ini. Hal ini dikarenakan bila ditinjau dari segi manfaatnya, layanan ini akan meningkatkan kinerja komunikasi antar stakeholder(pihak terkait) di lembaga tersebut. Sebagai contoh, layanan ini dapat memudahkan akses bagi siswa untuk mengecek jadwal mata pelajaran, jumlah kehadiran, jadwal ujian, rekapitulasi nilai ujian atau rapot, atau mungkin pengisian rencana studi untuk layanan khusus bagi mahasiswa dan sebagainya. Bahkan sekolah dapat dengan mudah menjalin komunikasi dengan orang tua siswa karena orang tua siswa dapat dengan mudah mengakses kehadiran anaknya dalam proses belajar mengajar hingga dapat mengetahui nilai ujiannya. Selain itu, pihak top manajemen kampus pun dapat menjalin ikatan emosional yang lebih kuat antar tenaga pendidik misal melalui hal kecil seperti pengingat (reminder) ulang tahun sehingga memungkinkan satu sama lain lebih peduli.

Adapun alasan lain sangat direkomendasikannya organisasi pendidikan untuk aplikasi layanan ini adalah karena massa yang terikat dengan lembaga berada pada rentan waktu yang relatif lama dan karakter individual yang lebih terbuka terhadap perkembangan teknologi. Selain itu, bila ditinjau dari kemungkinan pertumbuhan pasar maka dimungkinkan akan tumbuh lebih cepat karena pihak terkait pada lembaga ini ada beberapa komponen secara strata sosial yaitu siswa, guru, karyawan dan orang tua siswa yang kesemuanya mempunyai karakter pasar yang khas. Hal ini akan lebih efektif menarik loyalitas konsumen bila penyedia layanan melakukan “diskriminasi” layanan misal untuk pihak pengguna XL dapat melakukan SMS gratis antar stake holder atau dapat mengupload info yang kemudian dapat disebar lewat layanan ini. Bahkan bila digabung dengan sistem berbasis internet maka layanan ini akan lebih powerfull lagi.

Sedangkan organisasi lain yang cocok untuk layanan ini adalah perusahaan pemasaran terutama perusahaan pemasaran barang kebutuhan pokok. Hal ini dikarenakan bahwa perusahaan ini akan lebih mapan bila menjaga hubungan baiknya dengan para pelanggannya(customer) secara konsisten. Salah satu aplikasi layanan di klasifikasi ini misalnya adalah memberikan layanan info produk atau bahkan memfasilitasi adanya sistem akun deposit pulsa yang dapat digunakan untuk belanja produk hanya dengan menggunakan kode tertentu. Sebagai contoh perusahaan yang prospektif untuk dibidik adalah PLN, PDAM, Telkom, restoran, supermarket dan sebagainya. Dengan demikian, para konsumen akan merasakan mendapatkan kemudahan dalam proses pembelian produk yang mereka inginkan.

Layanan tepadu bagi komunitas ini merupakan layanan nilai tambah dari operator selular yang diyakini dapat meningkatkan kepuasan masyarakat secara efektif karena pihak operator membidik sisi emosional dan kebutuhan pokok dari sebuah komunitas. Oleh karena itu, layanan ini dapat menjadi sarana yang efektif dan efisien pula bagi operator untuk mendapatkan keuntungan yang lebih besar dengan wilayah pasar yang lebih luas sebab secara tidak sadar operator sedang membangun loyalitas kelompok yang boleh jadi kapasitas pasarnya sangat besar dan sangat potensial. Dengan demikian, diyakini bahwa layanan nilai tambah ini akan menjadi populer di tahun 2010.


*adalah mahasiswa jurusan ilmu ekonomi studi pembangunan fakultas ekonomi Universitas Padjadjaran Bandung angkatan 2006. Saat ini,aktif pula sebagai kalangan akademisi muda Kampus sebagai Teaching assistant micro-macroeconomics sekaligus berperan pula sebagai ketua umum Badan Semi otonom mahasiswa tingkat Fakultas (PERMAIS FE UNPAD).